Editor, French Language Coordinator

by zhakia.ulfah on 

October 30, 2015
Mrs. X's Special Request
pib2.jpg

Seperti hari-hari biasanya, gadis rantauan ini tengah sibuk memasak dikosanya. Seiringan dengan suara minyak panas yang tengah dipenuhi dengan beberapa potongan ayam, terdengar alunan musik dari dalam saku gadis tersebut. Matanya langsung tertuju pada layar. Masih dengan perasaan bingung ia pun menjawab panggilan tersebut.

Halo Zaza, This is Mrs. X

Waw. Utntuk pertama kalinya madame misterius ini menggunakan suaranya untuk berkomunikasi dengan Polyglot Indonesia Bandung. Antara percaya dan tidak, Zaza pun menjawab dengan ragu. Akan tetapi, sebelum sempat mengeluarkan suara, wanita yang mengaku sebagai Mrs. X ini langsung berbicara.

“As you know, the anniversary of our beloved city, Bandung, is around the corner. And, it is also in the same time as the World Deaf Day. For that reason, I’m proposing you to have little lessons about deaf world. Even you realize it or not, a sign language is also a language. I have some friends from GERKATIN (Gerakan Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) that could help you in understanding this topic. I always believe that your association is not only about talk and make voices, but also create, at least, an impact to the society, even the minor one”

Tanpa berfikir panjang, Zaza pun menerima tawaran yang cukup menarik ini. Akhirnya, pada tanggal 27 September 2015, hampir 40 Polyglot Indonesia Bandung pun berkumpul di sebuah café bernama Kupu Bistro. Seperti yang dijanjikan, beberapa utusan dari GERKATIN dan Universitas Pendidikan Bandung pun ikut berpartisipasi.

Pada kesempatan spesial kali ini, PI Bandung memang sengaja tidak mengadakan meja bahasa, dan pembagian meja pun diatur berdasarkan jumlah peserta. Setiap meja mendapatkan setidaknya satu mentor atau pengajar dari GERKATIN, dan hebatnya lagi, mereka adalah native dari bahasa isyarat tersebut. Setiap kelompok mendapat kesempatan ‘kursus’ kilat dengan native-native ini. Kata-kata yang diajarkan pun cenderung yang sering ditemui dikehidupan sehari-hari. Dari kata seperti “belajar”, “mengerti”, hingga kata-kata gaul seperti “jomblo”, “galau” dan “gagal move-on”.

Seperti biasa, meet up diakhiri dengan sebuah presentasi hasil diskusi oleh kelompok-kelompok tersebut. Akan tetepi, kali ini berbeda. Para Polyglot Indonesia Bandung dituntut untuk mempresentasikan hasil diskusi (topic : 3 hal yang disukai dari Bandung) dalam bahasa isyarat! Walaupun awalnya terkejut dan sedikit takut, akan tetapi, hasil presentasi tersebut sangat memuaskan.

Meskipun terdapat perbedaan cara berkomunikasi, bukan berarti keceriaan dan saling pengertian itu hilang. Dengan meet-up spesial ini, para Polyglot Indonesia Bandung tidak hanya mendapatkan pelajaran yang berarti, tetapi juga pemahaman lebih tentang bahasa, yang ternyata, ruang lingkupnya jauh lebih luas dari yang kita bayangkan .  

 

Excited, letih, senang, semua bercampur menjadi satu. Akan tetapi, masih ada satu hal yang mengganggu pikiran mahasiswi yang satu ini : Mrs. X!

Lagi-lagi, madame misterius ikut ambil andil dalam meet up PI Bandung. Hingga saat ini, identitas sang Mrs, belum juga terungkap.

Ditengah kerisuhan pertanyaan 'siapa' yang bergema di kepala nya, tiba-tiba Zaza mendapatkan pesan :

"Well done today. We'll talk again soon...

-Mrs. X "

 

----BERSAMBUNG---

----

PI Bandung Group Disscussion: Polyglot Indonesia Bandung

Fan Page: Polyglot Indonesia

Twitter: @polyglotindo

Dokumentasi Lengkap: https://www.facebook.com/media/set/?set=a.1225480564146386.1073741979.34...

Polyglot Indonesia? SPEAK UP!

 

About the author

This former regional coordinator of Polyglot Indonesia Bandung is known for being talkative and always have a lots of spirits. As a student of French Literature at University of Padjadjaran, she always has a crush on language. After attending a cultural exchange program in France view months ago, her interest about learning new languages is getting bigger. At this moment, she's in the middle of her thesis about French Semantic.

Content you may like

Dunia telah berkembang sedemikian...

Ketupat atau kupat adalah hidangan...

Menurut pengalaman studi saya, ada...

Globalisasi menjadi sebuah fenomena...
Pada era kini, mempelajari bahasa asing...
lobalisasi menjadi sebuah fenomena yang...
Polyglot Indonesia is present at the...

We encourage diversity, we love to...

 

            Seperti yang...

Pada era kini, mempelajari bahasa...

lobalisasi menjadi sebuah fenomena yang...
Polyglot Indonesia is present at the...
TEASER PING 2016
In the honour of the Indonesian...

Home

Organization

Newsletter